Total Tayangan Halaman

Kamis, 25 November 2010

diabetes militus adalah penyakit yang bisa disebut "silent killer"Â?. Sering kali seorang penderita tidak menyadari bahwa dirinya mengalami kencing manis.

Jika tidak segera ditangani dengan cepat, diabetes mellitus akan menimbulkan berbagai komplikasi penyakit yang akan menurunkan produktivitas kerja si penderita.

Oleh karena itu pencegahan ataupun pengobatan yang optimal harus dilakukan untuk mengurangi efek yang ditimbulkan diabetes.

A. Terjadinya Diabetes
Penyakit ini timbul jika kadar gula darah seseorang terlalu tinggi. Pankreas tidak mampu menghasilkan hormon insulin yang berguna mengubah glukosa di dalam darah menjadi zat gula darah.
Glukosa adalah bahan energi yang dibutuhkan oleh seluruh sel di dalam tubuh. Sementara itu, tugas insulin adalah menstimulasi sel untuk mengabsobsi glukosa dari darah. Pada penderita diabetes, sel tidak mampu mengabsorbsi glukosa secara normal. Akibatnya glukosa menumpuk di dalam darah dan menyebabkan diabetes.

B. Tipe Diabetes Mellitus :
Tipe 1
Faktor genetika sangat mempengaruhi penderita diabetes pada tipe ini. Sedari kecil menuju remaja, seseorang sudah memiliki bakat diabetes. Di saat terjadi infeksi pada liver, diabetes mulai menggejala.
Tipe 2
Penyakit tipe ini mulai menyerang seseorang yang telah berumur 40 tahun. Jadi diperlukan insulin bantuan untuk membantu penderita mengubah glukosa menjadi gula darah.

C. Tanda-tanda penyakit kencing manis :
perasaan haus yang terus-menerus
Berat badan turun secara drastis
sering buang air kecil dalam volume besar
cepat letih dan penyebabnya tidak jelas
rasa gatal dan peradangan kulit yang menahun
Koma, pada kasus tertentu

D. Komplikasi yang sering mengikuti diabetes mellitus :
Gagal ginjal
Penyakit jantung
Impoten
Kerusakan otak
Kebutaan

E. Kencing manis pada keadaan berat :
Menurunnya berat badan si penderita
Patirasa (kesemutan) atau sakit pada tangan atau kaki
Borok pada kaki yang tidak kunjung sembuh
Hilangnya kesadaran

F. Cara menguji apakah seseorang terkena kencing manis :
Jika air kencing seseorang dikerumuni semut, kemungkinan besar orang tersebut menderita diabetes.
Gunakan kertas khusus, uristix, dan celupkan ke dalam air kencing. Jika warna kertas berubah, orang tersebut menderita kencing manis.

G. Tip bagi penderita kencing manis :
Apabila seseorang menderita kencing manis setelah berusia 40 tahun, sering kali penyakit ini dapat dikontrol tanpa perlu pengobatan. Yang dilakukan adalah mengatur pola makan dengan program diet. Dengan menerapkan aturan ketat dalam hal makan dan perilaku hidup, diharapkan si penderita akan hidup seperti biasa meskipun menyandang diabetes.
Aturan makan untuk penderita kencing manis: Orang gemuk yang menderita kencing manis harus mengurangi berat badannya sampai mencapai normal. Makanan yang diasup harus yang berkadar protein tinggi seperti telur, ikan, buncis, sayuran berwarna hijau gelap, kacang-kacangan, dan lain sebagainya. Juga harus mengkonsumsi makanan yang berkadar tepung rendah.
Untuk penderita kencing manis yang berusia muda, memerlukan obat khusus (insulin).

H. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah diabetes
 Berolahraga yang teratur
 Tidak merokok
 Menjaga berat ideal badan agar tidak terjadi obesitas
 Melakukan pengawasan kadar glukosa dalam darah secara mandiri di rumah
 Check up kesehatan menyeluruh di rumah sakit
 Memeriksakan mata secara teratur
 Mengatur penggunaan gula yang rendah kalori









Tumor adalah pertumbuhan abnormal yang terjadi pada suatu jaringan tubuh. Secara umum, bibit tumor tercetus ketika ada semacam masalah dalam pertumbuhan dan pergantian sel di dalam tubuh.

Memang tidak mudah mengukur bagaimana tumor dapat timbul di dalam tubuh kita. Setiap hari sel mengalami regenerasi, sel baru diproduksi untuk menggantikan sel lain yang telah tidak berfungsi dengan baik.
Sel yang rusak secara otomatis diganti dan disingkirkan dari tubuh karena berpotensi menimbulkan penyakit.
Jika keseimbangan jumlah antara sel baru dan yang mati terganggu, kemungkinan besar tumor akan terjadi. Hal ini mengakibatkan sistem imunitas tubuh akan terganggu.

A. Penyebab Tumor
Pemakaian rokok yang mengandung nikotin dan zat-zat adiktif lainnya.
Benzene dan zat kimia lain yang berada di lingkungan, diserap oleh darah sehingga meracuni seluruh jaringan tubuh.
Mengonsumsi minuman beralkohol
Sinar radiasi matahari yang tidak mampu ditahan oleh jaringan kulit hingga menembus ke dalam dan membuat karakteristik kulit berubah
Masalah genetis
Gaya hidup yang tidak sehat
Obesitas (kegemukan)
Akibat radiasi
Virus tertentu dapat pula menyebabkan tumor tumbuh menjadi tidak terkendali. Virus itu antara lain cervical cancer (human papilomavirus) dan hepatocellular carcinoma (virus hepatitis B).



Jenis tumor dipengaruhi oleh beberapa hal:
jenis kelamin
umur
lingkungan
genetika
faktor diet

B. Penyakit yang dimenyertai tumor:
Batuk yang berkepanjangan
Napas pendek-pendek dan menekan dada
Pada kasus tumor kolon, sering kali si penderita mengalami penurunan berat badan yang drastis, terjadi diare berat, konstipasi, anemia, dan tekanan darah yang tak terkontrol
Demam hebat dalam frekuensi yang sering

C. Berbagai tes untuk mengetahui seseorang terkena tumor
Tes Biopsy
Memeriksa kandungan kimia dalam darah
Bone marrow biopsy (sering digunakan pada tes lymphoma atau leukimia)
Melakukan uji sinar X Ray pada bagian dada
Completeblood count (CBC)

D. Perawatan bagi Penderita Tumor:
Perawatan yang diberikan pada penderita tumor sangat bergantung pada tipe tumor, penyebab, juga lokasi tumor tumbuh. Jika dalam pemeriksaan tumor yang dimaksud tidak mempunyai kemungkinan untuk menyebar, dan area nya sangat aman dan tidak menimbulkan kerusakan organ di dekatnya, maka tidak diperlukan perawatan yang serius.
Sering kali tumor dapat dihilangkan dengan perawatan standar. Tapi untuk tumor otak, harus dilakukan operasi yang harus mengikuti prosedur tingkat tinggi dan amat ketat. Hal ini dikarenakan untuk mengurangi efek merusak yang bisa terjadi di sekitar lokasi pembedahan.

Perawatan yang dilakukan untuk tumor berat:
Pembedahan
Radiasi
Kemoterapi
Kombinasi antara ketiga model perawatan di atas.

E. Pencegahan tumor:
Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi
Berolahragalah secara teratur
Hindari minum minuman beralkohol
Diet untuk merawat berat badan
Mengurangi risiko tubuh agar tidak terkena radiasi dan keracunan zat kimia
Tidak merokok
Mengurangi kontak dengan sinar matahari secara langsung










Kanker adalah suatu penonjolan atau pertumbuhan tidak wajar yang dapat terjadi pada setiap bagian tubuh. Setiap benjolan yang keras, tidak sakit dan tumbuh perlahan-lahan pada salah satu bagian tubuh, kemungkinan besar merupakan kanker. Penyakit ini berbahaya dan sering kali memerlukan operasi/pembedahan oleh para medis.
Ketika mengetahui salah seorang anggota keluarga menderita kanker, sebaiknya tidak usah terlalu panik karena penyakit ini sama halnya dengan penyakit lain. Ada sekitar 100 tipe kanker, dari stadium rendah yang bisa disembuhkan ataupun stadium lanjut yang membutuhkan perawatan insentif. Nama kanker berdasarkan organ atau sel tipe apa yang terkena kanker.

A. Penyebab Kanker
Penyakit kanker berhubungan erat dengan kondisi sel, unit dasar kehidupan manusia. Untuk mengetahui kanker, harus diketahui terlebih dahulu apa yang terjadi pada sel normal hingga menjadi sel kanker.
Tubuh terdiri dari banyak sel. Masing-masing sel tumbuh dan mati dan dikontrol oleh suatu sistem rumit sehingga setiap harinya bisa berregenerasi. Ini dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dan kesehatan tubuh.
Sering kali proses ini akan mengalami kegagalan. Material genetik sel (DNA) bisa saja rusak dan berubah, memproduksi gen mutasi yang berakibat buruk pada pertumbuhan sel. Jika ini terjadi, sel tidak dapat mati saat dibutuhkan dan sel baru tidak terbentuk maka inilah awal muasal terjadinya kanker.

B. Jenis-jenis kanker:
Kanker pada kulit
Kanker kulit paling sering terjadi pada orang-orang yang berkulit cerah dan yang sering berjamur di bawah terik matahari. Biasanya kanker ini timbul pada tempat-tempat yang paling terkena sinar matahari, terutama: telinga, tulang pipi, pelipis, hidung, dan bibir.

Penyakit ini terdiri atas berbagai bentuk. Biasanya mulai terjadi sebagai suatu cincin kecil dengan warna seperti mutiara dan disertai sebuah lubang di tengahnya. Kebanyakan kanker kulit tidak berbahaya jika diobati pada saat yang tepat dan tidak diperlukan operasi bedah untuk menanganinya.

Kanker Payudara
Penyakit ini cukup sering ditemukan pada wanita dan selalu merupakan penyakit yang berbahaya.

Tanda-tanda kanker payudara :
- Penderita menemukan suatu benjolan di sekitar payudara
- Payudara menunjukkan suatu lekukan atau cekungan yang tidak wajar (abnormal) atau banyak lekukan kecil-kecil seperti kulit jeruk
- Sering kali terdapat kelenjar getah bening yang membesar tetapi tidak sakit pada ketiak
- Benjolan tumbuh secara perlahan-lahan
- Biasanya pada permulaan benjolan tidak sakit atau tidak terasa, baru beberapa waktu kemudian timbul rasa sakit.

Kanker rahim atau indung telur
Kanker rahim (uterus), leher rahim (cervix) atau indung telur (ovarium) paling sering dijumpai pada wanita yang berusia lebih dari 40 tahun. Tanda pertama yang mungkin adalah kekurangan darah (anemia) atau perdarahan pada jalan lahir yang tidak dapat dijelaskan. Selanjutnya ditemukan suatu benjolan yang sakit pada perut.


Kanker kolon
Jenis kanker yang menyerang usus sehingga merusak metabolisme pada sistem pencernaan.

Kanker tulang (Sarcoma)
Kanker ini terjadi pada tulang, jaringan lemak, otot, dan darah.

Kanker darah (leukimia)
Berawal dari pertumbuhan darah putih yang tidak normal, leukimia menyerang sistem metabolisme darah sehingga sistem imunitas si penderita menurun drastis.
Lymphoma
Kanker ini menyerang sel imunitas tubuh.

Kanker ginjal

C. Hal-hal yang harus dilakukan para penderita kanker :
Melakukan diet makanan dan gaya hidup sesuai dengan petunjuk petugas kesehatan
Berolahraga secara teratur sehingga pikiran yang kalut bisa dihilangkan dengan melakukan aktivitas yang mengeluarkan keringat ini.
Rutin memeriksakan diri ke dokter. Jangan segan untuk bertanya tentang bagaimana hidup optimis meskipun menyandang penyakit kanker.
Berdoa dan selalu berusaha untuk berpikir positip.






Hepatitis merupakan inveksi virus(kuman) yang menyerang hati. Meskipun pada beberapa daerah penduduk menamakannya penyakit "panas", infeksi hati hanya menimbulkan sedikit atau tanpa peninggian suhu tubuh. Biasanya penyakit ini ringan pada orang-orang berusia lanjut.

Umumnya penderita akan mengalami sakit berat selama 2 minggu dan akan tetap lemah selama 1 sampai 3 bulan berikutnya.

A. Virus penyebab hepatitis :
Epstein Barr Virus
VaricellaChickenpox
Cytome galovirus (CMV)

B. Hepatitis dibagi menjadi tiga golongan :
1. Hepatitis A
Hepatitis ini disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV) dan banyak diderita oleh anak-anak. Virus menyebar melalui feses dan air kencing, atau alat makan yang terinfeksi oleh virus tersebut. Efek yang ditimbulkan oleh jenis hepatitis ini memang tidak besar, tapi diharapkan ibu-ibu terus memantau kesehatan anak-anaknya.

2. Hepatitis B
Hepatitis B disebabkan oleh virus Hepatitis B (HBV) yang memiliki jangkauan lebih lebar dalam penyebarannya.
Virus ini menyebar melalui darah, sperma, cairan vagina, air mata, dan urin.
Tranfusi darah yang telah terkontaminasi virus hepatitis juga bisa menularkan hepatitis B.
Penggunaan bersama-sama alat suntik narkoba memungkinkan seseorang tertular hepatitis B.
Aktivitas seksual yang tidak sehat juga bisa memicu terjadinya hepatitis jenis ini
Ibu yang terinfeksi virus Hepatitis B juga bisa menularkan kepada janinnya.

3. Hepatitis C
Hepatitis C disebabkan jika terjadi kontak darah langsung antara seorang penderita dengan orang lain. Gejala-gejala yang ditimbulkan hampir mirip dengan penderita hepatitis A dan B. Namun sudah menjurus kepada penyakit liver kronis.

Jika ini diderita seseorang, salah satu jalan menyembuhkannya adalah dengan transplantasi liver.

Hepatitis C bisa terjadi karena :
Bertukar alat saat memakai narkoba
Pemakaian alat tato yang tidak higienis
Transfusi darah yang sudah tercemar virus hepatitis
Transmisi antara ibu ke janin.
Kontak seks yang tidak sehat

C. Tanda-tanda :
Tidak inginmakan atau merokok. Seringkali tidak makan apa-apa selama berhari-hari.
Kadang-kadang terdapat rasa sakit pada perut bagian kanan di dekat hati.
Mungkin disertai panas.
Setelah beberapa hari, mata berubah menjadi kuning.
Melihat makanan atau mencium bau makanan akan menyebabkan muntah.
Air kencing berwarna seperti teh pekat atau coca-cola, dan kotoran menjadi keputih-putihan.

D. Tindakan :
Antibiotika tidak manjur terhadap radang hati. Sebagian besar obat akan menambah kerusakan pada hati yang sedang sakit ini. Jangan menggunakan obat-obatan.
Penderita harus beristirahat dan minum cairan yang banyak. Jika ia menolak makan, berikan sari jeruk, pepaya dan buah-buahan, dengan kaldu ayam atau protein lainnya. Kita dapat pula memberikan vitamin kepada penderita.
Jika penderita dapat makan, berikan makanan pemberi energi dan protein secara seimbang. Buncis, daging, ayam dan telur rebus merupakan makanan yang baik. Hindarkan makanan berlemak dan banyak gemuk. Jangan minum minuman yang mengandung alkohol meskipun sudah sembuh.

E. Pencegahan :
Virus hepatitis A ditularkan dari kotoran seorang ke mulut orang lain malalui makanan atau air kotor. Untuk mencegah penularan penyakit pada orang lain, maka kita harus menguburkan atau membakar kotoran penderita dan menjaga kebersihannya. Orang yang merawat penderita harus membasuh tangannya baik-baik setiap kali setelah berada dekat dengan penderita.
Virus hepatitis B dapat ditularkan melalui alat suntik yang tidak steril, transfusi darah, bahkan dari ibu pada anaknya dan melalui hubungan seks.
Untuk menghindari dari penularan pasien hepatitis yang sudah sembuh, kita harus hati-hati. Sedikitnya selama 3 minggu sesudah gejala hepatitis pasien hilang, bekas pasien harus menggunakan piring/gelas tersendiri, hindari hubungan seks dengan istri atau suaminya walaupun memakai kondom. Jangan ikut masuk didapur atau bekerja direstoran sebagai pemasak.
Anak-anak kecil sering menderita radang hati tanpa tanda-tanda penyakitnya, tetapi dapat juga menularkan penyakit kepada orang lain. Oleh karena itu, setiap anggota keluarga harus mentaati seluruh petunjuk tentang kebersihan dengan penuh perhatian.

Minggu, 14 Juni 2009